Karena beda antara kau dan aku, sering jadi sengketa. Karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran. Karena satu kesalahanku padamu, seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu.
Wasiat Nabi rasanya berat sekali:
"Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara."
Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja. Menjadi kepompong dan menyendiri. Berdiri malam malam, bersujud dalam dalam, bertafakur bersama iman yang menerangi hati. Hingga tiba waktunya menjadi kupu kupu yang terbang menari, melantunkan kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia.
Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuah. Mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi. Dengan persaudaraan suci; sebening prasangka, selembut nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi, sekokoh janji...
Dalam dekapan ukhuah







0 komentar:
Post a Comment